Showing posts with label JS. Show all posts
Showing posts with label JS. Show all posts

Saturday, December 24, 2016

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Ajax Pada Website

Kelebihan dan kekurangan Ajax yang perlu diketahui sebelum Anda menggunakan. AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) adalah sebuah teknologi pengembangan aplikasi web interaktif dan dinamis yang menawarkan pengalaman pengguna yang sangat baik. Aplikasi full AJAX akan memberikan nuansa seperti aplikasi desktop, cepat dan responsif.
Seperti teknologi lainnya, AJAX juga memiliki perdebatan antara orang yang pro dan kontra atau kelebihan dan keuntungannya sendiri.
ajax programming javascript
Berikut ini posharian jabarkan sedikit apa keuntungan dan juga kerugian menggunakan Ajax dalam web dan aplikasi supaya menjadi panduan sebelum Anda menggunakan Ajax dalam proyek Anda.

Keuntungan menggunakan Ajax

1. Meningkatkan User Experience (UX)
Manfaat paling utama ketika menggunakan teknologi Ajax pada halaman website adalah bisa meningkatkan pengalaman pengguna / UX. Website menjadi lebih menarik, dan terasa lebih cepat karena tidak perlu berganti halaman ketika melakukan sebuah aksi. Dengan begitu berarti mengurangi reload seluruh halaman, dan hanya akan merefresh bagian tertentu saja dari halaman website. Ajax meningkatkan kinerja browser dan memfasilitasi kecepatan browsing yang lebih tinggi sehingga memberikan pengalaman pengguna yang responsif.

2. Meningkatkan produktivitas pengguna
Library Ajax menyediakan fungsi pembantu berorientasi objek yang membantu secara dramatis dalam peningkatan produktivitas sekaligus mengurangi frustasi. Karena semua menjadi lebih cepat.
3. Mengurangi penggunaan bandwidth dan meningkatkan kecepatan
Ajax menggunakan script di sisi klien untuk berkomunikasi dengan web browser dan pertukaran data dengan menggunakan Javascript. Menggunakan Ajax, Anda dapat mengurangi beban jaringan dan penggunaan bandwidth serta hanya mengambil data yang diperlukan untuk memberikan antarmuka yang lebih cepat dan waktu tanggap yang lebih baik, waktu respon yang lebih cepat, maka kinerja dan kecepatan juga meningkat.
4. Meningkatkan kompatibilitas
Ajax dapat kompatibel dengan ASP.NET, J2EE, PHP dan bahasa lainnya. Hampir semua browser populer sudah mendukung AJAX, seperti Internet Explorer mulai dari versi 5, Mozilla Firefox mulai dari versi 1.0, Safari mulai dari versi 1.2 dan Opera mulai dari 7.6 keatas. Yang paling diutamakan adalah yang support javascript. Sekarang hampir semua browser modern sudah support Ajax.
5. Mendukung proses Asynchronous
Pengambilan data secara asynchronous dapat dilakukan dengan menggunakan XMLHttpRequest yang merupakan bagian paling penting dari teknologi Ajax. Oleh karena itu, permintaan ditangani secara efektif dan pemuatan konten konten dinamis ditampilkan dengan peningkatan kinerja yang jauh lebih tinggi.
6. Mengurangi hit server dan beban jaringan
Atlas, yaitu sebuah bentuk yang lebih tua dari library Ajax Microsoft, adalah kerangka yang mengintegrasikan library client-side Javascript dan tersedia dengan mudah serta dapat digunakan dengan ASP.NET untuk membangun aplikasi Ajax. Ini memiliki dukungan lintas browser dan mengekspos API berorientasi objek, yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi web yang meminimalkan hits ke server / beban jaringan serta melakukan pengelolaan secara asyncronous.
7. Navigasi lebih mudah
Aplikasi Ajax dapat dibangun untuk memungkinkan transisi yang mudah antar halaman web ke pengguna dibanding menggunakan kembali tombol “back” & “forward” konvensional yang ada di browser.
8. Pemisahan antara data, style, format dan fungsi
Keuntungan lain dari Ajax adalah pendekatan Ajax membuat programmer jadi memisahkan antar metode dan format yang digunakan untuk menyampaikan informasi melalui website.
– Data mentah yang digunakan biasanya dibuat dalam format XML atau Json atau bisa juga yang ditaruh di database server-side.
– Format atau struktur halaman web biasanya dibuat menggunakan HTML atau XHTML yang kemudian diolah menggunakan dynamic manipulation di DOM.
– Elemen Style, Baigan ini mendeskripsikan bagaimana tampilan halaman web, mulai dari jenis font, hingga metode penampilan gambar. Style biasanya akan di-embed kehalaman web atau direferensikan melalui css.

Kerugian atau kekurangan menggunakan Ajax

1. Kompatibilitas browser
Ajax sangat tergantung pada Javascript yang diimplementasikan secara berbeda untuk berbagai browser. Ini ternyata menjadi rintangan terutama ketika Ajax digunakan di banyak browser. Browser yang tidak mendukung Javascript atau browser yang Javascript nya di non-aktifkan atau disable maka tidak akan dapat menggunakan aplikasi yang telah dibuat, kacuali programmer bisa memberikan opsi lain yang tentunya menambah banyak kode program. Karena ketergantungan Ajax pada Javascript, maka agak kurang cocok untuk merancang aplikasi mobile (tapi sekarang browser mobile sudah semakin canggih dan support javascript Ajax). Tombol “Back” pada browser tidak akan bekerja sesuai espektasi ketika menggunakan Ajax.
2. Kerawanan
Halaman web menjadi lebih sulit untuk di debug, meningkatkan ukuran kode dari halaman web dan membuat halaman web menjadi rentan terhadap ancaman yang cukup serius.
3. Peningkatan beban web server
Beban dapat ditingkatkan tergantung pada pengguna jika Anda menambahkan jenis auto-update yang melakukan hits server setiap beberapa detik tentu beban server menjadi lebih berat, namun kebutuhan Ajax memang seperti itu, selalu minta pembaharuan secara berkala walaupun halaman tidak dimuat ulang.
4. Sulit di bookmark/favorite
Ketika membuka website yang menggunakan Ajax, karena sebagian halaman website dimuat terpisah, terkadang menjadi sulit ketika melakukan bookmark/favorite, karena browser hanya akan menandai bookmark satu URL saja, sedangkan dengan Ajax, sebagian konten bisa berubah berkali-kali.
5. Tidak bagus untuk SEO
Karena konten di generate menggunakan Javascript, maka mesin pencari seperti Google akan kesulitan untuk mengindeksnya sehingga mengurangi efektivitas jika dilihat dari sisi SEO. Kurang SEO friendly.
6. Kurang dukungan editor
Alat bantu pemrograman seperti IDE (integrated development environtment) untuk Javascript saat ini masih sangat jarang. Untuk melakukan debug juga biasanya hanya mengandalkan tool browser seperti Firebug. Ini tentu menjadi tantangn juga bagi programmer
7. Waktu pengembangan jadi lebih lama
Dengan menerapkan Ajax, tentu waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan satu aplikasi menjadi lebih lama dibandingkan dengan pembuatan aplikasi tanpa Ajax, karena programmer tentu saja akan menambah banyak kode Javascript pada aplikasi yang dibuat, apalagi proses debug javascript yang terbilagn cukup sulit.
8. Web analytic tidak maksimal
Biasanya website pencatat statistik akan menghitung pencatatan ketika halaman diload dan ketika konten baru di update ke pengguna. Karena Ajax mengubah paradigma tersebut dengan memuat sebagian halaman saja, maka programmer harus pintar-pintar menaruh kode untuk pencatatan (analytic) agar proses tracking jadi lebih baik dan maksimal. Duh agak repot ya.
Itulah beberapa keunggulan dan kerugian ketike menggunakan teknologi Ajax pada halaman website Anda, teknologi Ajax memang sangat menarik dan terlihat keren namun tentu harus dipikirkan juga berbagai kendalanya, seperti kompatibilitas browser serta masalah lain seperti kecepatan dan kendala ketika javascript di non-aktifkan di browser pengguna.

1001 Tutorial dan Contoh Menu Responsive Dengan CSS, Js & Jquery

Dengan semakin banyaknya pengguna smartphone maka website yang responsive saat ini adalah sebuah keharusan. Website yang responsive tentu butuh sebuah navigasi menu responsive juga agar bisa terlihat bagus ketika dibuka dengan berbagai perangkat yang tentu memiliki berbagai ukuran layar.
Berbicara tentang menu yang responsive, terdapat berbagai macam teknik dan model atau bentuk yang bisa diterapkan pada website.
Baik menu yang tadinya vertical atau horizontal, ketika dibuka dengan layar yang lebih kecil maka harus bisa menyesuaikan, baik itu dengan merubah cssnya, atau dengan merubah bentuknya menjadi tag select.
Berikut ini adalah beberapa contoh menu responsive yang bisa jadi inspirasi untuk Anda yang sedang mendesain website.

CSS Mega Dropdown

CSS Mega Dropdown

Secondary Sliding Navigation

Secondary Sliding Navigation

Multi-Level CSS Push Only Menu

Multi-Level CSS Push Only Menu

Off-Canvas Layout

Off-Canvas Layout

Mega-Site Navigation

Mega-Site Navigation

Pushy – Off-Canvas Navigation Menu

Pushy - Off-Canvas Navigation Menu

Ratusan Menu Lainnya

Untuk ratusan contoh menu CSS, JS + Jquery lainnya, Anda bisa mengunjungi website NavNav.co yang saat ini sudah mengumpulkan lebih dari seratus bentuk dan model menu responsive baik itu yang dibuat dengan css, js atau ditambah dengan js framework jquery.
Contoh menu yang dikumpulkan website NavNav kemungkinan akan semakin bertambah seiring waktu dan mungkin akan mencapai 1001 suatu saat nanti. Kita tunggu saja hasil kerja dari pemilik website nya.

6 Kelebihan ReactJS dan Alasan Menggunakan ReactJS Untuk Membuat Aplikasi Web

reactjs

ReactJS (Image: sitepoint.com)

   Kelebihan ReactJS dan alasan menggunakan ReactJS untuk membuat aplikasi web | ReactJS merupakan library JavaScript yang bersifat open source dan dikelola oleh perusahaan IT ternama didunia seperti Facebook dan Instagram bersama dengan komunitas pengembang dari seluruh dunia.

Framework ini digunakan secara luas untuk mengembangkan tampilan antarmuka pada sebuah aplikasi web. Framework khusus ini diciptakan dengan tujuan untuk:
“Membangun aplikasi skala besar dengan data yang berubah dan terus berubah dari waktu ke waktu.”
Sudah banyak alat yang diciptakan dan digunakan oleh para pengembang, namun tidak banyak yang benar-benar bisa merevolusi cara kerja sebuah tim pengembang, salah satunya yang bisa merevolusi alur kerja adalah ReachJS, hal itu juga disampaikan oleh Arnab Sarkar dari ValueCoders pada website Dzone beberapa waktu lalu.
ReactJS memang tergolong cukup baru, namun sangat powerful dan digunakan oleh aplikasi raksasa seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp. Nah berikut ini adalah mengapa aplikasi-aplikasi tersebut menggunakan ReactJS.

1. ReactJS sangat efisien

ReactJS membuat DOM (virtual) nya sendiri pada komponen yang Anda. Cara ini memberikan sebuah fleksibilitas yang tinggi pada developer dan performa yang luar biasa dapat diperoleh karena ReactJS melakukan kalkulasi terhadap perubahan apa yang perlu dibuat di DOM dan melakukan update pada DOM yang sesuai. Dengan cara ini React menghindari operasi DOM yang berlebihan dan melakukan update DOM dengan cara yang efisien.
React Virtual DOM
React Virtual DOM (Image: dzone.com)

2. Library Javascript

Sintaks JSX merupakan perpaduan yang sangat bagus dan sehat antara Javascript dan HTML. Hal ini digunakna khusus di ReachJS. JSX menyederhanakan seluruh proses penulisan komponen untuk website dan aspek HTML memungkinkan developer untuk membuat fungsi tanpa menggabungkan (concatenating) string.
Keuntungan lain React adalah ini membuat penggunaan API lebih lepat dan asli, dan sebagai hasilnya, antrian bisa bekerja pada berbagai platform.

3. Sangat bagus untuk SEO

Salah satu tantangan utama saat bekerja dengan framework Javascript adalah mereke sama sekali tidak baik untuk mesin pencari, walaupun belakangan ini sudah mulai banyak perbaikan.
Anehnya, React.js cukup menonjol dalam hal ini, karena Anda dapat menjalankan React.js pada server dan DOM virtual akan dikembalikan dan diberikan kepada browser sebagai halaman web biasa. Tidak memerlukan trik lainnya.

4. Fokus pada antarmuka

React Native jauh lebih fokus pada tampilan antarmuka dibandingkan dengan MeteorJS, Firebase dan AngularJS. Hal ini tentu memberikan para pengguna Anda tampilan yang sangat responsif dengan bantuan interaksi Javascript antara lingkungan asli perangkat dan React Native. Sebagai hasilnya, ini akan dapat meningkatkan waktu muat (loading) aplikasi dan membantu untuk tetap berjalan dengan sangat lancar tanpa interupsi.

5. Sangat mudah dan lain dari yang lain

Ketika Anda memulai proyek Anda dengan React, jangan lupa untuk menginstal ekstensi Chrome resmi untuk ReactJS. Hal ini akan membuat proses debugging aplikasi menjadi lebih mudah.
Setelah menginstall ekstensi, Anda dapat melihat langsung ke dalam virtual DOM seperti ketika Anda sedang berada pada sebuah DOM biasa dalam panel elemen. Ini cukup menarik tentunya.
6. Faktor Facebook
ReactJS merupakan gagasan dari Facebook dan Instagram, dan oleh karena itu sangat diukungan oleh dua rakasasa media sosial tersebut. Selain itu ini adalah framework open source, yang berarti berkembang dan tumbuh subur dari komunitas yang ada di seluruh dunia. Facebook awalnya menciptakan ReactJS untuk keperluan internal, namun dengan potensinya yang luar biasa, mereka memutuskan untuk berbagi proyek ini dengan pengembang dari seluruh dunia. Berbagai produk yang dikelola oleh Facebook seperti Instagram juga dibangun dengan bantuan ReactJS.
Semoga beberapa manfaat dan kelebihan menggunakan ReactJS diatas membuat Anda yakin bahwa ini adalah Framework yang unik dan menarik untuk dicoba. Jika Anda mencoba untuk mengembangkan aplikasi web yang perlu SEO friendly dan memiliki kapasitas penanganan lalu lintas yang bergerak cepat, maka pastikan ReactJS adalah salah satu pilihan yang Anda gunakan.